Problema Loker Perpustakaan

Siang menuju sore ini di perpustakaan kampus, terdapat suatu kondisi yang belum pernah gw liat sebelumnya. Antrian penitipan barang a.k.a loker telah mengular sampai ke ujung tangga menuju basement. Ketika ditanya, mas-mas penjaganya bilang kalau space loker kosongnya habis.. 😦

Setelah ada di antrian bagian depan, gw sempet ngeliat slot kunci dan kartu yang menggantung. Ada banyak kartu yang dibalik, yang berarti kunci dengan nomor yang ada di kartu tersebut udah ilang. Kondisinya tuh bisa dibilang cukup miris, karena jumlah kunci yang hilang ga sedikit; cukup melebihi 1/4 dari jumlah keseluruhan loker yang ada.

Dengan sistem peminjaman yang sekarang, ga bisa dilacak siapa yang ngilangin kuncinya yang juga berarti sanksi atas menghilangkan kuncipun ga bisa diberikan. Kondisi itupun membuka peluang untuk oknum yang ‘curang’, membuatnya jadi punya loker pribadi di tempat penitipan umum karena punya kunci loker untuk dia seorang diri.

Salah satu solusi yang sempet kepikiran sih, menghilangkan sistem penukaran kunci dengan kartu bernomor sebagai tanda peminjaman, kemudian menggantinya dengan memberikan KTM/KSM yang bersangkutan untuk dicatat NIM-nya. Dengan begitu kan bisa bikin tiap peminjam loker lebih bertanggung jawab karena penghilang kunci jadi bisa terlacak.

Atau mungkin ada yang punya ide lain?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.