E-KTP Ketiga

Satu hal yang lupa ku ceritakan dari perjalanan ke Cirebon kemarin adalah………………………jatuhnya KTP dari kantong jaketku. 😑

Ini adalah kedua kalinya aku kehilangan satu-satunya penunjuk identitas resmiku (karena belum punya SIM dan Paspor). Sebelumnya, KTP-ku pernah hilang bersama dompet yang dicopet di KRL 2 tahun yang lalu. Walau begitu, ini adalah pertama kalinya aku mengurus pembuatan KTP-ku sendiri.

Empat tahun yang lalu E-KTP pertamaku tiba-tiba sudah ada di Kantor Kecamatan ketika aku baru mau mendaftarkan pembuatan KTP di umur 17 tahun. Kenapa tiba-tiba? Sewaktu kelas 11, di sekolahku ada pengambilan data E-KTP untuk para siswa dan siswi. Dulunya aku kira E-KTP yang akan diproses hanya siswa berdomisili DKI Jakarta, mengingat sekolahku di Jakarta Barat dan aku adalah penduduk Tangerang Selatan. Ternyata, sewaktu memberi dokumen di Kantor Kecamatan, namaku sudah terpampang di papan pengumumannya sebagai orang-orang yang belum mengambil KTP yang sudah tercetak waktu itu. Kaget dong, niatnya mau buat kok malah udah jadi duluan. 🤣

Pencetakan ulang E-KTP keduaku diurus oleh Ibuku, karena saat itu aku sudah harus kembali lagi ke Bandung. Aku hanya perlu menunggu kiriman Pak Pos yang berisi E-KTP yang sudah tercetak kembali.

Untuk pengurusan E-KTP kali ini, aku mempersiapkan semua dokumen yang diperlukan sendirian. Karena ini pertama kalinya, aku menelusuri beberapa sumber di internet tentang kepengurusan KTP yang hilang. Kebanyakan dari sumber-sumber tersebut menyebutkan Fotokopi KK, Surat Pengantar dari RT/RW, dan Surat Kehilangan dari Kepolisian sebagai dokumen yang harus dipersiapkan terlebih dahulu sebelum ke Kantor Kelurahan; lalu ke Kantor Kecamatan. Hampir semua sumber juga mengatakan bahwa proses pengurusan E-KTP hilang ini memakan waktu yang sangat lama. Bahkan ada yang bilang lebih dari 60 hari. 🤔

Sejujurnya ada salah satu sumber yang mengatakan bahwa surat rekomendasi RT/RW sudah tidak diperlukan untuk pengurusan E-KTP yang hilang. Tapi apa salahnya mempersiapkan segala kasus terburuk, kan?

Aku izin untuk bolos magang hari ini. Pagi hari aku mengambil Surat Pengantar di rumah Pak RT, lalu ke 4 Kantor Polisi untuk meminta Surat Kehilangan (4 kantor aku datangi karena 3 lainnya bermasalah), lalu ke Kantor Kelurahan. Tentunya dengan membawa beberapa Fotokopi KK.

Di Kantor Kelurahan, tidak ada yang dilakukan di sana. Yup, t i d a k  a d a. Seorang bapak-bapak mengarahkan untuk langsung ke Kantor Kecamatan atau daftar di website Disdukcapil Tangerang Selatan. Karena website yang disebutkan tidak bisa dibuka, aku langsung menancapkan gas, pergi ke Kantor Kecamatan.

Di Kantor Kecamatan aku diberi Formulir Permohonan KTP yang nantinya akan ku lengkapi dan ditandatangani oleh petugas di sana. Kemudian. aku diarahkan untuk langsung ke Kantor Disdukcapil sebelum jam 12. Awalnya aku kira karena jam 12 adalah jam istirahat, ternyata alasannya karena pengambilan kartu antrian di Kantor Disdukcapil hanya dilayani sampai jam 12.

img_20180709_122426-1452966411.jpg
Jadwal Pelayanan Disdukcapil Tangerang Selatan

Sampai di Kantor Disdukcapil, aku ada di antrian F082–sementara antrian baru berjalan hingga F035. Kurang lebih 4 jam habis untuk mengantri, karena antrian pencetakan E-KTP yang hilang disatukan dengan antrian pembuatan E-KTP baru. Tapiiiii, yang perlu digarisbawahi, pencetakan kartu E-KTP barunya nggak sampe 1 menit lho guys! Dan ternyata, dokumen yang diperlukan untuk mengurus E-KTP yang hilang hanyalah Fotokopi KK dan Surat Kehilangan dari Kantor Polisi, serta Formulir Permohonan yang didapatkan dari Kantor Kecamatan.

Kalau ditotal tanpa memperhitungkan waktu mengantri, pengurusan E-KTP hilang ini hanya memakan waktu kurang dari 2 jam. Sesuatu yang cukup di luar ekspektasi, karena ternyata sistem administrasi di negara kita sudah tidak seruwet beberapa tahun yang lalu.

Selain E-KTP, masih banyak hal-hal yang bisa diurus di Kantor Disdukcapil. Aku sempat mengabadikan sebuah infografis di sana tentang  dokumen yang perlu disiapkan sebelum mengurus beberapa proses administrasi kependudukan.

img_20180709_123211966496680.jpg
Format SMS Informasi Persyaratan Dokumen
img_20180709_1959592075326310.jpg
SMS yang diterima

Okaiii, sekian post-ku kali ini. Tumben ya aku bikin tulisan yang berfaedah. 🙄

Semoga banyak yang terbantu oleh post ini! Hehe 😜

Advertisements